gbr versus xtc
Geng Motor Bentrok di Margahayu Permai
BANDUNG,(PR).-
Bentrokan antar dua geng motor GBR dan XTC --yang selama ini sering meresahkan masyarakat-- di Kompleks Margahayu Permai berhasil dilerai jajaran Polsek Margahayu dan Provost Lanud Sulaeman. Sedikitnya, diamankan sembilan orang tersangka pelaku utama dalam kejadian Jumat (9/4) sekira pukul 2.00 WIB.
Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun "PR", Jumat (9/4), bentrokan tersebut merupakan ketiga kalinya. "Paling parah bentrok antar kedua kelompok tersebut terjadi pada bulan puasa lalu. Insiden itu mengakibatkan tiga orang anak muda yang tengah berada di masjid mengalami luka bacok dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit," ujar Kiki, salah seorang warga Kompleks Margahayu Permai.
Peristiwa ini membuat warga yang tengah tertidur lelap dikejutkan dengan raungan keras sepeda motor. Kedatangan mereka yang bergerombol tersebut, membuat warga tidak ada yang berani keluar rumah karena takut.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan beberapa warga melaporkan kedatangan sekelompok geng motor tersebut ke Polsek Margahayu dan Provost Lanud Sulaeman. "Bentrokan antar kedua geng motor tersebut tidak berlangsung lama karena saat mereka tawuran, petugas dari Polsek dan Provost keburu datang," ujar Kiki.
Kiki menambahkan, kejadian pertama saat bulan puasa, sedangkan yang kedua pada malam tahun baru. Ia juga mengharapkan pihak kepolisian menindak tegas para pelaku. Dengan harapan agar para pelaku jera dan tidak mengulangi keributan yang dapat mengganggu ketenangan warga.
Sementara itu Kasatreskrim Polres Bandung Iptu Anissulah, mewakili Kapolres Bandung AKBP Drs. A. Kamil Razak, M.H., dalam keterangannya mengatakan bahwa sampai sejauh ini hanya sembilan orang dinyatakan sebagai tersangka pelaku. "Mereka yang telah kami nyatakan sebagai tersangka dan akan diproses lanjut. Kemudian, diserahkan untuk disidangkan," tegas Anissullah didampingi Kapolsek Margahayu AKP Dasep.
Dikatakannya, selain mengamankan para pelaku pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya samurai, stik golf, stik bisbol, dan tongkat kayu. Sementara sepeda motor dikembalikan ke pemiliknya karena berupa pinjaman.
Salah seorang tersangka dari GBR, Yus mengatakan, Kamis (8/4) malam mereka sudah berkumpul di Komplek Margahayu Permai untuk menyambut geng XTC yang akan menyerang mereka. "Malam itu kami mendengar kalau mereka akan menyerang makanya kami siap-siap," akunya.
Namun, hingga pukul 23.00 WIB penyerangan tidak terjadi, untuk itu mereka menyerang lebih dulu ke markas lawannya di Perumahan Gading Tutuka I Soreang. Di perumahan tersebut, mereka tidak menemukannya.
Saat akan kembali ke markas, di jalan mereka bertemu Cepi (19) yang mengendarai Honda Win B 6512 FI. Mereka menghentikan dan bermaksud menanyai korban. Namun, belum sempat korban menjawab, rekan-rekan Yus langsung memukul.
Sementara para pelaku kembali ke markas mereka di Margahayu Permai. Sekira pukul 2.00 WIB, mereka diserang oleh geng motor XTC hingga terjadi bentrokan. (A-87)***
Nyo saling tempur!!!!! jangan bawa2 BRIGEZ loe2 pda


